Categories








7 Alasan Android Lebih Baik daripada BlackBerry

Alasan mengapa Android lebih baik dari Blackberry

Berikut ini perbandingan subyektif antara Blackberry dan Android atas apa yang saya rasakan selama ini. Perlu dicatat, bahwa faktor yang mempengaruhinya bisa datang dari luar (Layanan operator, Jarak server –pengguna, serta pengetahuan si pengguna).

1. Pushmail serta layanan Messaging

Sekalipun layanan Pushmail Blackberry

diklaim merupakan layanan pushmail terbaik

yang menawarkan realtime messaging (kirim/

terima pesan tepat waktu), namun fitur email

di Android juga mampu melakukan hal yang

sama (real time). Saya memang

menggunakan Gmail untuk semua akun

Email saya, dimana Gmail merupakan

aplikasi default pada Android. Wajar saja bila

ia dapat melakukan pushmail secara realtime

seperti halnya Blackberry.

Adakalanya, setelah saya test, justru Gmail di

Android lebih dulu menerima email masuk

beberapa detik sebelum blackberry. Hal

tersebut semakin membuktikan bahwa

android dapat melakukan pushmail secara

realtime seperti halnya blackberry.

Entahlah untuk akun email seperti Yahoo!

atau Hotmail. Saya rasa untuk akun selain

Gmail, Pushmail di BlackBerry lebih baik

daripada Android. Bagaimana dengan anda?

2. Isi email yang terpotong

Salah satu kekurangan blackberry yang paling

saya benci adalah, ia tidak bisa menerima

email dengan attachment (lampiran) yang

lebih besar dari 5 MB. Kalaupun ada email

masuk, maka ia hanya menampilkan isi teks:

Message truncated (pesan terpotong), tanpa

ada keterangan lain.

Saya biasa menerima email dengan lampiran

dokumen berukuran besar dengan

keterangan di dalamnya. Kondisi demikian

sungguh membuat saya tidak nyaman.

Bagaimana mungkin saya harus membuka

laptop hanya untuk membaca isi email

tersebut, sementara saya sedang di jalan?

Maka tak ayal lagi, kepercayaan saya kepada

blackberry pun semakin berkurang gara-gara

insiden tersebut.

Sementara untuk Android, saya tidak

menemukan masalah isi email yang

terpotong, sebesar apapun attachment yang

menyertainya. Karena isi email langsung

terkirim dari server Gmail ke ponsel.

Sementara di Blackberry, isi email harus

melalui server Blackberry terlebih dahulu

dengan kapasitas dibatasi sebelum dikirim ke

ponsel pengguna.

3. Kecepatan peramban (browser) yang lambat

Bagaimana mungkin orang dengan mobilitas

tinggi seperti saya menggunakan peramban

dengan kecepatan siput? Seperti itulah di

benak saya saat mengakses beberapa situs

menggunakan Blackberry, padahal saat itu

saya mendapati jaringan 3G (HSDPA). Pada

ponsel Android, saya tidak menjumpai

masalah yang serupa. Bahkan pada jaringan

2G (EDGE) sekalipun, saya masih dapat

berselancar dengan cepat.

Mungkin ada yang mengira saya

menggunakan operator yang berbeda. Saya

jelaskan, bahwa saya menggunakan operator

yang sama (Indosat IM3 dan Simpati),

jaringan yang sama (3G maupun 2G), dan

waktu yang sama (Siang dan malam).

Hasilnya, berselancar dengan Android jauh

lebih nyaman dibandingkan blackberry.

4. Memory Blackberry yang cepat habis

Pada ponsel BlackBerry, memory internalnya

sering berkurang dengan lamanya waktu

pemakaian dan makin banyaknya pesan yang

masuk (email, BBM, atau SMS). Akibatnya,

saya harus sering-sering me-restart ulang

ponsel, bahkan beberapa hari sekali

melakukan hard reset (lepas batere).

Semakin banyak aplikasi yang dipasang pada

Blackberry, maka intensitas restart semakin

besar pula. Pertanyaannya, apakah saya

harus menghapus aplikasi selain SMS, BBM

dan Email untuk menggunakan blackberry

secara nyaman? Nyaman di sini adalah tidak

terlalu sering restart (minimal 3 hari sekali).

Lantas bagaimana dengan kebutuhan online

saya yang lain, haruskah saya

mengorbankannya?

Pada ponsel android, hampir tidak pernah

saya melakukan restart, kecuali pada saat

sistem menginginkannya (update aplikasi

tertentu). Dan juga, sebanyak apapun saya

memasang aplikasi, maka memory tidak akan

habis, karena saya menguasai penuh sistem

andorid tersebut (lihat lagi alasan saya

memilih Android).

5. SMS dan sering terhapus dengan sendirinya

Disebabkan aktifitas perpesanan yang tinggi,

maka terkadang SMS di inbox ponsel

Blackberry terhapus sendiri. Entahlah apa

penyebabnya. Saya menebak, kapasitas

perpesanan total yang kecil. Bila aktifitas

email dan BBM anda besar, sementara

kapasitas penyimpanan kecil, maka harus

ada yang dikorbankan untuk menampung

pesan yang lebih dulu masuk, yakni

menghapus pesan yang lebih lama.

6. Aplikasi dukungan yang langka dan mahal

Ketika saya membutuhkan aplikasi tertentu,

dan kemudian saya mencarinya di Blackberry

App World, saya jarang mendapatkan yang

saya butuhkan. Kalaupun ada, maka aplikasi

tersebut berbayar.

Sudah wajar bila sang pengembang mematok

harga untuk aplikasi yang ia kembangkan.

Namun, di Android market, hampir setiap

aplikasi yang saya butuhkan tersedia dengan

gratis, ya meski harus bersabar dengan

adanya banner iklan yang terkadang muncul

di dalamnya. Namun tenang saja, banner

iklan tersebut sudah bisa saya hilangkan,

karena saya sudah menguasai penuh sistem

operasinya.

Saya melihat Blackberry lebih berorientasi

bisnis dengan lebih memperhatikan para

developer aplikasi dibandingkan

penggunanya. Hal tersebut terlihat dengan

banyaknya aplikasi murahan, namun tetap

dipatok harga. Sementara android lebih

melihat pangsa pasar dengan dibukanya

sumber kode aplikasi pendukungnya.

7. Layanan BIS yang mahal dan tidak optimal

Sewaktu masih menggunakan Blackberry,

saya menggunakan layanan BIS (Blackberry

Internet Service) Unlimited dengan harga/

bulan saat itu Rp. 120,000 (Indosat IM3) dan

Rp. 99,000 (Simpati). Apa yang saya

dapatkan dengan harga sebesar itu? Ya,

layanan internet yang diklaim “tanpa batas”,

Push email 4 akun, chating, jejaring sosial

(twitter, facebook, dll), dan BBM (BlackBerry

Messenger).

Saya memang mendapatkan itu semua,

namun… terbentur dengan kekecewaan-

kekecewaan sebagai berikut:

Kecepatan yang seperti siput

Isi email yang terpotong

Facebook dan twitter yang lambat dan

tidak responsif

Sambungan internet sering putus

(disconnected) saat chating

BBM sering pending

Ketika saya menggunakan Android, dengan

harga yang sama, bahkan setengahnya untuk

Indosat (Rp. 50,000/bulan -unlimited), saya

bisa memperoleh seluruh fitur-fitur di

Blackberry (kecuali fitur BBM), dengan

kecepatan dan manfaat yang maksimal.

diambil dari http://www.rismaka.net/2011/12/7-alasan-android-lebih-baik-daripada-blackberry.html

Samsung Mulai Pasarkan Galaxy Nexus di Indonesia

http://www.detikinet.com/read/2012/01/22/130033/1822149/317/samsung-mulai-pasarkan-galaxy-nexus-di-indonesia

Cara mengganti ringtone pada MIUI custom rom

Bagi para androiders yang mengupdate rom nya dengan MIUI custom rom, akan menemui masalah dimana setting ringtone tidak akan berpengaruh.

Untuk mengatasi masalah ini, setting ringtone bisa dilakukan melalui
music – pilih music yg akan dijadikan ringtone – set as ringtone

Selamat mencoba

Auto Draft

evo 4g

Langsung saja, berikut cara untuk me-root HTC Evo 4G Gingerbread

1. Download files untuk rooting Evo 4G Gingerbread , file file ini dibutuhkan untuk windows based termasuk didalamnya driver dan recovery file . Unzip ke root folder diskdrive seperti c:\rootevo4ggingerbread

Download file

2. Uninstall program HTC Sync apabila telah terinstall di komputer anda.  Kemudian install driver yang ada di zip file tadi ( HTCDriver3.0.0.007.exe ) . Anda bisa re-install HTC sync setelah proses rooting selesai

3. Setting evo 4g ke mode USB Debugging Mode dengan cara checklist di menu Settings->Applications->Developmentand kemudian colokkan handphone ke komputer via kabel usb

4. Buka command prompt dengan cara mengetik “cmd” di dalam menu Start->Search

Setelah itu ketik “cd \rootevo4ggingerbread”

ketik

adb devices

Command ini akan memberikan kamu serial number dari evo 4g-mu

5. Buka situs Revolutionary.io dan tekan Windows download dan pilih “Windows”, “HTC Evo 4G”, “2.16.0001″, dan masukkan serial number yang telah didapat pada langkah sebelumnya .  Anda bisa cancel file download karena sudah ada di zip file yang kamu download sebelumnya

anda akan mendapatkan sebuah beta key.  Cukup tinggalkan halaman ini dalam keadaan terbuka, kita akan membutuhkan beta key nya nanti


6. Kembali ke command prompt dan ketik :

revolutionary.exe

Melakukan perintah ini akan menanyakan ke kamu untuk memasukkan beta key tadi , cukup copy dan paste

7. HP kamu akan reboot 2 kali ke fastboot dan kamu akan melihat HP kamu akan berubah dari S-ON ke S-OFF

Next, the program will ask you if you want to download and flash ClockworkMod Recovery, hit “y” and let it do the work.

If for some reason flashing Clockwork Recovery FAILS, type the following and install it manually:

fastboot flash recovery recovery-RA-supersonic-v2.3.img

Step 7. Go back to your Evo 4G phone and choose BOOTLOADER and hit the Power Button

Step 8. Choose RECOVERY then hit the Power Button.

Step 9. Choose USB-MS Toggle and hit the Power Button.  This will enable your Evo 4G as a disk drive on your computer.

Step 10. Copy over the file su-2.3.6.3-efgh-signed.zip in the evo4grootgingerbread folder to your SD Card of the Evo 4G.

Step 11. Hit Power Button to disable USB-MS toggle, then choose “Flash zip from sdcard” and hit the Power Button.

Step 12. Choose “Choose zip from sdcard” and hit the Power Button

Step 13. Choose the file you copied over in Step 10, su-2.3.6.3-efgh-signed.zip and hit the Power Button.  This will install superuser app and enable root on your Evo 4G.

Step 14. Reboot and you should have a rooted Evo 4G.


Maafkan Aku

“Ketika hidupku sudah berpasangan”

Ketika hatiku senang, yang aku cari adalah pasanganku…
namun, dikala hatiku sedih aku mencari ibu dan mencari-cari kesalahan

Ketika sukses, pasanganku adalah orang pertama yang aku ceritakan
namun, Ketika gagal aku mengeluh didepan Ibu..

Ketika bahagia, aku peluk erat pasanganku
Ketika sedih, aku peluk erat ibuku

Saat liburan tiba, aku bawa pasanganku jalan-jalan
Saat ibu sakit, aku sampai lupa menjenguknya…

Saat menyambut valentine aku selalu beri hadiah pada pasanganku.
Saat sambut hari ibu aku cuma dapat ucapkan “Selamat Hari Ibu” bahkan aku lebih sering lupa..

Selalu aku ingat pasanganku
Selalu ibu yg ingat aku
Setiap saat aku akan telepon pasanganku
Kalau inget aku akan telepon ibu
Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibu Lanjutkan baca Maafkan Aku