Alasan mengapa Android lebih baik dari Blackberry
Berikut ini perbandingan subyektif antara Blackberry dan Android atas apa yang saya rasakan selama ini. Perlu dicatat, bahwa faktor yang mempengaruhinya bisa datang dari luar (Layanan operator, Jarak server –pengguna, serta pengetahuan si pengguna).
1. Pushmail serta layanan Messaging
Sekalipun layanan Pushmail Blackberry
diklaim merupakan layanan pushmail terbaik
yang menawarkan realtime messaging (kirim/
terima pesan tepat waktu), namun fitur email
di Android juga mampu melakukan hal yang
sama (real time). Saya memang
menggunakan Gmail untuk semua akun
Email saya, dimana Gmail merupakan
aplikasi default pada Android. Wajar saja bila
ia dapat melakukan pushmail secara realtime
seperti halnya Blackberry.
Adakalanya, setelah saya test, justru Gmail di
Android lebih dulu menerima email masuk
beberapa detik sebelum blackberry. Hal
tersebut semakin membuktikan bahwa
android dapat melakukan pushmail secara
realtime seperti halnya blackberry.
Entahlah untuk akun email seperti Yahoo!
atau Hotmail. Saya rasa untuk akun selain
Gmail, Pushmail di BlackBerry lebih baik
daripada Android. Bagaimana dengan anda?
2. Isi email yang terpotong
Salah satu kekurangan blackberry yang paling
saya benci adalah, ia tidak bisa menerima
email dengan attachment (lampiran) yang
lebih besar dari 5 MB. Kalaupun ada email
masuk, maka ia hanya menampilkan isi teks:
Message truncated (pesan terpotong), tanpa
ada keterangan lain.
Saya biasa menerima email dengan lampiran
dokumen berukuran besar dengan
keterangan di dalamnya. Kondisi demikian
sungguh membuat saya tidak nyaman.
Bagaimana mungkin saya harus membuka
laptop hanya untuk membaca isi email
tersebut, sementara saya sedang di jalan?
Maka tak ayal lagi, kepercayaan saya kepada
blackberry pun semakin berkurang gara-gara
insiden tersebut.
Sementara untuk Android, saya tidak
menemukan masalah isi email yang
terpotong, sebesar apapun attachment yang
menyertainya. Karena isi email langsung
terkirim dari server Gmail ke ponsel.
Sementara di Blackberry, isi email harus
melalui server Blackberry terlebih dahulu
dengan kapasitas dibatasi sebelum dikirim ke
ponsel pengguna.
3. Kecepatan peramban (browser) yang lambat
Bagaimana mungkin orang dengan mobilitas
tinggi seperti saya menggunakan peramban
dengan kecepatan siput? Seperti itulah di
benak saya saat mengakses beberapa situs
menggunakan Blackberry, padahal saat itu
saya mendapati jaringan 3G (HSDPA). Pada
ponsel Android, saya tidak menjumpai
masalah yang serupa. Bahkan pada jaringan
2G (EDGE) sekalipun, saya masih dapat
berselancar dengan cepat.
Mungkin ada yang mengira saya
menggunakan operator yang berbeda. Saya
jelaskan, bahwa saya menggunakan operator
yang sama (Indosat IM3 dan Simpati),
jaringan yang sama (3G maupun 2G), dan
waktu yang sama (Siang dan malam).
Hasilnya, berselancar dengan Android jauh
lebih nyaman dibandingkan blackberry.
4. Memory Blackberry yang cepat habis
Pada ponsel BlackBerry, memory internalnya
sering berkurang dengan lamanya waktu
pemakaian dan makin banyaknya pesan yang
masuk (email, BBM, atau SMS). Akibatnya,
saya harus sering-sering me-restart ulang
ponsel, bahkan beberapa hari sekali
melakukan hard reset (lepas batere).
Semakin banyak aplikasi yang dipasang pada
Blackberry, maka intensitas restart semakin
besar pula. Pertanyaannya, apakah saya
harus menghapus aplikasi selain SMS, BBM
dan Email untuk menggunakan blackberry
secara nyaman? Nyaman di sini adalah tidak
terlalu sering restart (minimal 3 hari sekali).
Lantas bagaimana dengan kebutuhan online
saya yang lain, haruskah saya
mengorbankannya?
Pada ponsel android, hampir tidak pernah
saya melakukan restart, kecuali pada saat
sistem menginginkannya (update aplikasi
tertentu). Dan juga, sebanyak apapun saya
memasang aplikasi, maka memory tidak akan
habis, karena saya menguasai penuh sistem
andorid tersebut (lihat lagi alasan saya
memilih Android).
5. SMS dan sering terhapus dengan sendirinya
Disebabkan aktifitas perpesanan yang tinggi,
maka terkadang SMS di inbox ponsel
Blackberry terhapus sendiri. Entahlah apa
penyebabnya. Saya menebak, kapasitas
perpesanan total yang kecil. Bila aktifitas
email dan BBM anda besar, sementara
kapasitas penyimpanan kecil, maka harus
ada yang dikorbankan untuk menampung
pesan yang lebih dulu masuk, yakni
menghapus pesan yang lebih lama.
6. Aplikasi dukungan yang langka dan mahal
Ketika saya membutuhkan aplikasi tertentu,
dan kemudian saya mencarinya di Blackberry
App World, saya jarang mendapatkan yang
saya butuhkan. Kalaupun ada, maka aplikasi
tersebut berbayar.
Sudah wajar bila sang pengembang mematok
harga untuk aplikasi yang ia kembangkan.
Namun, di Android market, hampir setiap
aplikasi yang saya butuhkan tersedia dengan
gratis, ya meski harus bersabar dengan
adanya banner iklan yang terkadang muncul
di dalamnya. Namun tenang saja, banner
iklan tersebut sudah bisa saya hilangkan,
karena saya sudah menguasai penuh sistem
operasinya.
Saya melihat Blackberry lebih berorientasi
bisnis dengan lebih memperhatikan para
developer aplikasi dibandingkan
penggunanya. Hal tersebut terlihat dengan
banyaknya aplikasi murahan, namun tetap
dipatok harga. Sementara android lebih
melihat pangsa pasar dengan dibukanya
sumber kode aplikasi pendukungnya.
7. Layanan BIS yang mahal dan tidak optimal
Sewaktu masih menggunakan Blackberry,
saya menggunakan layanan BIS (Blackberry
Internet Service) Unlimited dengan harga/
bulan saat itu Rp. 120,000 (Indosat IM3) dan
Rp. 99,000 (Simpati). Apa yang saya
dapatkan dengan harga sebesar itu? Ya,
layanan internet yang diklaim “tanpa batas”,
Push email 4 akun, chating, jejaring sosial
(twitter, facebook, dll), dan BBM (BlackBerry
Messenger).
Saya memang mendapatkan itu semua,
namun… terbentur dengan kekecewaan-
kekecewaan sebagai berikut:
Kecepatan yang seperti siput
Isi email yang terpotong
Facebook dan twitter yang lambat dan
tidak responsif
Sambungan internet sering putus
(disconnected) saat chating
BBM sering pending
Ketika saya menggunakan Android, dengan
harga yang sama, bahkan setengahnya untuk
Indosat (Rp. 50,000/bulan -unlimited), saya
bisa memperoleh seluruh fitur-fitur di
Blackberry (kecuali fitur BBM), dengan
kecepatan dan manfaat yang maksimal.
diambil dari http://www.rismaka.net/2011/12/7-alasan-android-lebih-baik-daripada-blackberry.html

“Ketika hidupku sudah berpasangan”
Comments